Sibuk Mencari Pengakuan Sampai Lupa Akan Berartinya Rasa Bersyukur

Dalam kehidupan tentu akan banyak sekali yang namanya cobaan, halangan, dan rintangan. Namun, kita dapat melakukan berbagai cara untuk menghadapi segala masalah kehidupan yang kita alami, sehingga pada akhir usaha kita mencapai sebuah keberhasilan dan tidak dapat di pungkiri dalam diri Kita pastinya ingin mendapat pengakuan. Kita ingin diakui atas kemampuan dan keberhasilan kita melakukan sesuatu. Bahkan sebuah pengakuan menjadi tolak ukur kebahagiaan kita. Tapi seringkali tanpa sadar karena terlalu sibuk mencari pengakuan kita sampai lupa untuk bersyukur.

Padahal ada banyak anugerah, nikmat, dan keberkahan yang sudah kita miliki. Hanya saja kadang karena ego dan gengsi serta rasa tidak puas diri, kita masih saja mencari pengakuan-pengakuan baru. Seakan-akan hidup kita belum bahagia jika belum ada orang yang memberi pujian atau pengakuan yang tinggi.

Sering Kita Lupa Kalau Banyak Orang yang Menginginkan Posisi Kita.

Jangan cuma sibuk melihat ke atas. Sesekali luangkanlah waktu untuk melihat ke bawah. Bukan bermaksud untuk tinggi hati atau menyombongkan diri tapi lebih pada untuk kembali mengingatkan diri sendiri. Bahwa sebenarnya kita sudah jauh lebih beruntung dari banyak orang lain di sekitar kita. Banyak nikmat dan berkah yang kita punya. Jadi sebelum menenggelamkan diri untuk dapat pengakuan,cobalah untuk lebih bersyukur lagi atas apa yang telah di berikan TUHAN pada diri kita.

Harus kita akui bahwa dalam mencari pengakuan itu memang tak ada habisnya

Sekali kita dapat pujian dan pengakuan, kita akan terus berusaha lebih bahkan menghalalkan segala cara untuk melakuakan sesuatu agar mendapat pujian yang lebih. Kita akan terus memburu semua yang namanya pengakuan. Sehingga lupa untuk menyadari bahwa kita sebenarnya sudah berkecukupan. Syukuri semua sebelum semuanya hilang dan direnggut lagi dari tanganmu. Jangan sampai kita lupa diri bahwa di atas langit masih ada langit. Mungkin kamu pernah mengalami hal ini, saat kamu terlalu fokus mencari sesuatu yang semu kamu malah kehilangan hal yang paling dekat dan berharga milikmu. Jangan sampai hal itu terjadi padamu,

jangan sampai lupa bersyukur membuat kita lupa diri

Penulis : Anwar